Dandim 1310/Bitung Paparkan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Pada Acara Diskusi Kebangsaan - JAYASAKTI NEWS -->

JAYASAKTI NEWS | Berimbang, Terpecaya | MANADO

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Saturday, June 3, 2017

Dandim 1310/Bitung Paparkan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Pada Acara Diskusi Kebangsaan

Bitung. Diskusi Kebangsaan dengan tema “Mengawal NKRI dalam Kebhinekaan” dengan sub tema “Bangunlah Suatu Dunia Dimana Semuanya Hidup Dalam Damai dan Persaudaraan”, bertempat di Balai Pertemuan Umum (BPU) Lantai 1 Pemkot Bitung Jl. Samratulangi Kota Bitung yang diselenggarakan oleh Ormas Pemuda Gerakan Pemuda Marhaen Kota Bitung, 1 Juni 2017.
kegiatan yang berlangsung tersebut dihadiri oleh Walikota Bitung Maximilian Jonas Lomban, SE,M.Si., Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Deden Hendayana, S.E., Sekkot Bitung (Audy Pengemanan), Kapolres Bitung AKBP Philemon Ginting, SIK, MH., Ketua Komisi Informasi Publik Prov. Sulut/Sekjen Front Marhaenis Prov. Sulut Bpk Andre Mondong, Ketua Gerakan Pemuda Marhaen Kota Bitung Sdr. Nick Lomban, Ketua KNPI Kota Bitung dr. Zainal Calvin Wuisang Ketua, Komisariat Pemuda (Komda) Katolik Kota Bitung Sdr. Fenny Tuange, Pengurus Pemuda Muhammadiyah Sdr. Andri Efendi Ja’far dan 80 peserta terdiri dari para pemuda dari ormas kepemudaan yang ada di Kota Bitung.
Pada kesempatan ini Dandim 1310/Bitung menyampaikan presentasinya mengenai Ancaman aktual saat ini, Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara. Ada 5 inti dari presentasi Dandim Bitung yaitu sbb 
1. Ancaman aktual saat ini mulai dari Kondisi Global, Regional dan perkembangan situasi nasional yang meliputi ancaman terorisme, penyalahgunaan Narkoba, munculnya Proxy War dan Cyber War.
2. Peran pemuda sangat penting bagi keberlangsungan generasi bangsa. Apabila para pemuda baik, maka baik pula bangsa itu. Pemuda harus dapat berperan sebagai tulang punggung bangsa dan motivator. Pemuda merupakan generasi penerus bangsa yang memiliki harapan besar sebagai calon pemimpin pada masa yang akan datang. Jangan sampai terjerumus pada pergaulan bebas apalagi menjadi pengguna Narkoba. 
3. Ancaman lainnya yang perlu diwaspadai adalah masuknya paham Radikalisme yang berdampak pada aksi teror. Total ada 170 kelompok teroris di dunia 23 kelompok teroris di Indonesia. 
4. Himbauan untuk dapat bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal negatif dan berita-berita Hoax.
5. Program Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara sangat penting karena memiliki tujuan untuk pembentukan karakter, menanamkan rasa cinta tanah air, melatih deteksi dini dan cegah dini, memberikan latihan dasar kemiliteran serta menyiapkan calon-calon pemimpin bangsa.

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages