Bunker Peninggalan Jepang Museum Dharma Wiratama Menjadi Daya Tarik Siswa SDN Piyaman III Wonosari Gunung Kidul - JAYASAKTI NEWS

JAYASAKTI NEWS

JAYASAKTI NEWS | Berimbang, Terpecaya, Aktual |

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Tuesday, February 13, 2024

Bunker Peninggalan Jepang Museum Dharma Wiratama Menjadi Daya Tarik Siswa SDN Piyaman III Wonosari Gunung Kidul



Bangunan tua tahun 1904 di Jalan  Jenderal Sudirman No. 75 Yogyakarta merupakan bangunan peninggalan pemerintahan Belanda dan pernah dijadikan sebagai Markas TKR, Markas Korem 072/Pamungkas dan menjadi saksi bisu kebiadaban G.30 S/PKI yang menculik Kolonel Inf Katamso dan Kasrem Letkol inf Soegijono yang dibunuh di daerah Kentungan. Kisah ini harus diketahui oleh kita semua dan harus disampaikan kepada anak bangsa yang cinta akan NKRI kata Kabalakmusmonpus Disjarahad Kolonel Inf Budi Mawardi Syam, M.Han dalam arahannya kepada para Siswa yang sedang melaksanakan PKL dari SMK Negeri 7 Yogyakarta dan SMK Negeri 1 Sewon Bantul.


Dengan banyaknya kisah tersebut untuk diketahui maka pada hari Selasa tanggal 13 Februari 2024 para guru dari SDN III Piyaman Wonosari Gunung Kidul Yogyakarta membawa 75 siswanya dalam kegiatan Wajib Kunjung Museum dan Museum Dharma Wiratama menjadi pilihannya dengan harapan anak didiknya mendapatkan banyak cerita akan kisah bakti TNI AD, kata salah satu guru pendamping, pungkasnya.


Museum Dharma Wiratama memang merupakan museum TNI AD yang mendokumentasikan kiprah dan bakti TNI AD kepada bangsa dan negara lengkap dengan berbagai koleksinya, seperti kendaraan tempur lapis baja, persenjataan tingkat Regu,  ratusan senjata api dengan berbagai jenisnya, perlengkapan perorangan dan masih banyak lagi.


Bungker Jepang atau Lobang Jepang yang berada di belakang Museum Dharma Wiratama nampaknya menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak SDN III Piyaman Wonosari Gunung Kidul dalam kunjungannya, mereka dengan penuh penasaran ingin mengetahui apa yang ada di dalam Bunker tersebut, dengan mendapat pemanduan dari Serma Suci dan Siswa PKL mereka secara bergantian dengan antusiasnya memasuki Bunker peninggalan Jepang tersebut.

No comments:

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages