Dansatgas Paparkan Kegiatan dan Peran Satgas Yonif Raider 712/WT di Tapal Batas - JAYASAKTI NEWS -->

JAYASAKTI NEWS | Berimbang, Terpecaya | MANADO

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Saturday, November 18, 2017

Dansatgas Paparkan Kegiatan dan Peran Satgas Yonif Raider 712/WT di Tapal Batas

Raider “Siap Melayanai dengan Hati” Jumat 17 November 2017 Pukul 09.00 Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 712/Wt Letkol Inf Elvino Yudha Kurniawan, SE. bersama dengan Dandim 1605/Belu letkol Czi I Gusti Putu Dwika menghadiri undangan sebagai narasumber dalam Dialog Nasional Indonesia menyapa perbatasan dengan topik “Pengamanan Wilayah Teritorial di perbatasan” bertempat di Studio Pro 1 RRI Atambua.  Pertama-tama Dansatgas menjelaskan bahwa Satuan Tugas Yonif Raider 712/Wt mempunyai tugas dan tanggung jawab menjaga perbatasan sepanjang 122,8 Km dijaga oleh 275 prajurit yang terdiri dari 21 post dan satu diantaranya adalah pos yang dikhususkan menjaga Lintas batas antar Negara yaitu Motaain, dalam setiap pos terdiri dari 13 sampai 14 prajurit.

Beliau juga menjelaskan bahwa Satgas Yonif Raider 712/Wt mempunyai tugas di bidang Teritorial yaitu berupa Fisik sebesar 30% dan non Fisik sebesar 70% adapun sasaran no fisik yang telah direncanakan yaitu di tiga bidang diantaranya bidang Kesehatan, Ekonomi dan Pendidikan yang diaplikasikan dalam kegiatan Bakti Sosial yang sejauh ini telah dilaksanakan sebanyak 16 kali dan door to door yang selalu anggota laksanakan di setiap harinya yaitu mendatangi rumah-rumah warga untuk mengecek apakah ada warga yang sakit dan diberikan pengobatan.  Adapun dibidang Ekonomi kami selalu memberikan sosialisasi kepada warga untuk memanfaatkan lahan dan potensi yang berada dilingkungan seperti halnya yang dilaksanakan oleh pos Asulait yang mengajarkan untuk memanfaatkan buah Pisang yang sangat melimpah dirubah menjadi keripik dan sale yang mempunyai nilaii jual cukup tinggi di pasaran dan dapat menambah penghasilan warga.

Dibidang Pendidikan kami mempunyai terobosan yang cukup fantastis dan mampu membuat siswa untuk lebih bersemangat belajar dan lebih cepat menangkap pesan yang disampaikan yaitu dengan menggunakan metode mendongeng menggunakan alat bantu boneka. Selain itu hubungan emosional antara siswa dan pengajar menjadi lebih dekat seingga siswa bisa lebih aktif untuk mengembangkan pengetahuan dan bakatnya.

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages