Mahasiswa Fakultas Fisip Program Study Hubungan Internasional Unjani, Kuliah KeAhmad Yanian di Museum Ahmad Yani Jakarta - JAYASAKTI NEWS

JAYASAKTI NEWS

JAYASAKTI NEWS | Berimbang, Terpecaya, Aktual |

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Saturday, June 24, 2023

Mahasiswa Fakultas Fisip Program Study Hubungan Internasional Unjani, Kuliah KeAhmad Yanian di Museum Ahmad Yani Jakarta

Hari Sabtu tgl 24 Juni 2023 Mahasiswa Prodi Hubungan Internasional Fakultas Fisip Unjani , sebanyak 180 mahasiswa dipimpin oleh Dosen Pembimbing (Mayjen Pur Witjaksono, M.Sc., NSS) berkunjung ke Museum Sasmitaloka Jenderal Ahmad Yani di jl. Lembang no.58 Menteng Jakarta Pusat.
 Kunjungan ini dalam rangka mengikuti mata kuliah ttg
 *KeAhmad Yanian*, (mata kuliah wajib bagi mahasiswa Unjani.)

 Kunjungan dilaksanakan dalam 2 gelombang pada pukul 12.30 Wib s.d 15.30 Wib. 

Tiba di Museum Ahmad Yani rombongan diterima oleh Kpt Caj Suroso selaku Kepala Museum Sasmitaloka Jenderal Ahmad Yani. 

Dalam sambutannya Kpt Suroso mengucapkan terima kasih kepada Universitas Ahmad Yani yang menjadikan Museum Jenderal Ahmad Yani sebagai media perkuliahan khususnya mata kuliah Keahmad Yanian untuk para mahasiswanya.

Kpt Suroso berpesan kepada seluruh mahasiswa agar memiliki rasa nasionalisme, patriotisme dan semangat rela berkorban serta mewarisi nilai² luhur demi bangsa dan negara sebagaimana ditunjukan oleh Jenderal Ahmad Yani.

Rombongan selanjutnya dipandu oleh Peltu Hadi Saputro, Peltu Wawan Sutrisno dan Pns Hilmy Halim, untuk melihat koleksi Museum Jenderal Ahmad Yani secara langsung dan lengkap.

Selanjutnya Mahasiswa menerima Materi kuliah tentang KeAhmad Yanian dari Nara sumber utama yang disampaikan oleh ibu Ruli Yani dan Bapak Untung Mufraeni Yani dan Bpk Irawan Sura Edy Yani selaku putra dan putri Jenderal Ahmad Yani.

Beliau adalah saksi mata sekaligus saksi hidup peristiwa yang terjadi pada subuh berdarah 1 Oktober 1965 di tempat ini. 

 Para mahasiswa dengan penuh semangat dan antusias mengikuti penjelasan pemandu museum dan mengikuti perkuliahan/ dengan penuh semangat dan serius testimoni dari Nara sumber sebagai saksi sejarah peristiwa 30 September 1965 yang merenggut nyawa Jenderal Ahmad Yani.

Pesan moral yang disampaikan pemandu adalah:
1. Bahwa peristiwa sejarah akan selalu berulang
2. Dengan kita belajar dan mengerti sejarah maka kita akan lebih waspada sehingga kejadian kelam masa lalu jangan pernah terulang kembali.
3. Jangan sekali- kali melupakan sejarah
4. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan.
5. Sejarah adalah guru terbaik dalam kehidupan.

Kegiatan kunjungan dan perkuliahan mahasiswa Unjani di Museum Sasmitaloka Jenderal Ahmad Yani berlangsung dengan aman tertib dan lancar

Dokumentasi kegiatan terlampir..

No comments:

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages