SMA Negeri 84 Jakarta Berkunjung ke Museum Jenderal' Besar DR. AH. Nasution - JAYASAKTI NEWS

JAYASAKTI NEWS

JAYASAKTI NEWS | Berimbang, Terpecaya, Aktual |

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Thursday, February 8, 2024

SMA Negeri 84 Jakarta Berkunjung ke Museum Jenderal' Besar DR. AH. Nasution

Rabu tanggal 7 Februari 2024 Sekolah SMA Negeri 84 Jakarta mengunjungi Museum Jenderal Besar DR AH Nasution di Jln. Teuku Umar No. 40 Menteng, Jakarta Pusat 
Pihak Guru SMA Negeri 84 Jakarta Dra. Hj. Tuti Alibata, M.Pd menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dimaksudkan untuk mengenalkan kepada siswa dan siswi SMA Negeri 84 Jakarta tentang sejarah kelam yang pernah dialami bangsa Indonesia. G30S.PKI atau gerakan 30 September yang dilancarkan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) menjadi salah satu sejarah pahit bagi pemerintah Indonesia pada waktu itu.
Dalam arahannya Kapten Czi Sunardi selaku Kepala Museum menceritakan tentang niat busuknya PKI dalam G30S. PKI yaitu:
- Untuk menggulingkan pemerintahan era Soekarno dan mengganti negara Indonesia menjadi negara komunis.
- Menyingkirkan TNI Angkatan Darat dan merebut kekuasaan pemerintahan.
- Menjadikan ideologi komunis dalam membentuk sistem pemerintahan yang digunakan sebagai alat untuk mewujudkan masyarakat komunis.
- Mengganti ideologi Pancasila menjadi ideologi komunis.

Untuk itu kita semua ngerti dan faham tentang sejarah dan mau belajar sejarah serta berusaha mencari dari sumber yang bisa dipercaya, dengan demikian sebagai anak bangsa kita akan bisa tampil paling depan untuk menghadang kepada siapa saja atau sekelompok orang yang demi kepentingannya mereka berani memutar balikkan fakta sejarah, ini tidak boleh terjadi.

Setelah selesai melaksanakan kunjungan kepada Kepala Sekolah SMA Negeri 84 Jakarta Kapten Inf Sunardi menyampaikan pesan dari Kabalakmusmonpus Disjarahad Kolonel Inf Budi Mawardi Syam agar kunjungan ke Museum Nasution ini dapat dilakukan kepada sekolah lainnya agar meraka melihat fakta sejarah, jangan sampai hanya mendapat informasi sepihak atau melalui media mereka sudah berani membalikkan fakta sejarah." tegasnya.

No comments:

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages