Sersan Mayor Satu Taruna AKMIL ( Taruna TK IV ) berkunjung ke Museum Jenderal Besar Sudirman - JAYASAKTI NEWS

JAYASAKTI NEWS

JAYASAKTI NEWS | Berimbang, Terpecaya, Aktual |

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Sunday, January 21, 2024

Sersan Mayor Satu Taruna AKMIL ( Taruna TK IV ) berkunjung ke Museum Jenderal Besar Sudirman


Hari Minggu, 21 Januari 2024 Sermatar AKMIL, mengunjungi Museum Jenderal Besar Sudirman dipimpin oleh Myr Cpm Ade Somantri dalam rangkaian kegiatan OJT di wilayah Korem 072/ Pmk yaitu melaksanakan wisata sejarah.

Kegiatan di Museum Jenderal Besar Sudirman diterima oleh Myr Caj Heru Santoso kemudian menerima  penjelasan tentang maksud dan tujuan didirikan museum, latar belakang gedung yang dipakai sebagai Museum Jenderal Besar Sudirman dan riwayat singkat serta perjuangan Jenderal Sudirman. Setelah itu dipandu keliling museum oleh anggota Museum Jenderal Besar Sudirman. Taruna Akmil berjumlah 125 orang dan 15 orang pengasuh. 

Kabalakmusmonpus Kolonel Inf Budi Mawardi Syam menyampaikan dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kepala Museum bahwa para Taruna AKMIL  sangat penting untuk mengetahui tentang sejarah perjuangan Pangsar Jenderal Sudirman yang sangat luar biasa untuk kepentingan bangsa dan negara agar dapat dicontoh dan diteladani sebagai generasi penerus TNI serta calon pemimpin TNI di masa yang akan datang agar menjadi prajurit yang militan dan profesional.

Nilai-nilai luhur yang ditinggalkan oleh Pangsar Jenderal Sudirman untuk bisa diteladani antara lain:

1. Rela berkorban 

2. Memiliki rasa kesetiakawanan sosial yang sangat tinggi ( memiliki jiwa persaudaraan )

3. Memiliki jiwa persatuan dan kesatuan

4. Memiliki rasa cinta tanah air ( nasionalisme dan patriotisme )

Kemudian jiwa pantang menyerah Jenderal Sudirman yang disampaikan ditengah - tengah anak buahnya " *Yang sakit adalah Sudirman Panglima Besar tidak pernah sakit* " itu disampaikan untuk membakar semangat juang anak buahnya. Jenderal Sudirman yang kondisinya pada saat itu sedang sakit namun tetap semangat dan pantang menyerah dalam memimpin perang gerilya melawan Belanda dan mampu mengalahkan Belanda. 

Jas merah jangan pernah tinggalkan sejarah agar hidup semakin terarah

No comments:

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages